Postcossing Meet Up 2017

Meet Up Jakarta

Hari/tanggal : Sabtu, 7 Januari 2017

Tempat : Foodcourt Plaza Semanggi, lt.3A

Host: Kojef

*

Yay, first meet up di 2017! Awalnya saya ngga niat ikut. Tapi ditawari Gandi hari ini mau jalan apa ngga, ya udah gayung bersambut dong :). 

Lihat jam udah jam 10.20 WIB, buru-buru lah siapin anak-anak plus barang yang mau dibawa. Gandi sempat juga buatin self-printed kartu pos, desain dan cetak seadanya. Tapi tetep kece dong. Terima kasih best husband ever :-*

Pas adzan, kita berangkat dari rumah untuk shalat dzuhur dulu di Masjid Al Hukama, Pusdiklat Kejaksaan. Setelah itu lanjut ke halte Transjakarta naik bus Ragunan – Monas via Semanggi. Anak-anak sukses bobo siang di bus hahahaha… padahal kalo dirumah susah bener disuruh tidur siang :-)). 

Turun di halte Semanggi cuss ke foodcourt Plaza Semanggi (lantai 3a). Sampai sana sudah ada Jessica aka Jelly, Kojef, Qonit Dan Rifa. Ini kali pertama saya ketemu langsung sama Jelly. Anaknya rame juga ternyata. Bisa langsung nyambung. And she looks so smart! Semoga cita-cita jadi diplomat tercapai ya. Kalau sama kakak beradik Nugroho sudah pernah ketemu pas meet up tahun lalu di Balaikota DKI.

Sebelum gelar lapak kartu pos untuk di tanda tangan, saya memesan makan siang dulu. Gandi menyarankan KFC aja, biar makannya gampang. Tapi kakak Wiza pas ditanya mau makan apa, jawabnya: nasi goreng. Pinter kakak Wiza, tau aja mamanya pengen makan Bakmi GM, jadi bisa sekalian pesan nasgor disana 😀 . Pesanannya: 1 nasi goreng small size, 2 Bakmi + pangsit basah, 3 es teh manis. Anak-anak lahap banget makannya, Alhamdulillah.

 

Lanjut tanda tangan kartu pos sambil chit chat dan ketawa-ketawa seru :)) . Kartu pos self made Saya bagiin masing-masing 1, untuk giveaway 4, sisanya untuk kirim ke diri sendiri dan juga beberapa teman. Limited edition karena ngeprint-nya lamaaaaa banget, jadi cuma print dikit.

*Foto by Jelly*

Sebelum pulang foto dulu dong 🙂 . Selesai acara, kita menyempatkan diri ke Maxx Coffee, ngejarah ad card disitu huahahahaha… Keren-keren deh kartunya. 

*Wiza, Jelly, Kojef, Qonit, Rifa, saya & Nay*

Kita pisah Kojef bareng Jelly while Qonit Rifa bareng geng Ragunan naik Transjakarta. Naik di halte Benhil, turun di Karet ganti bus yang ke Ragunan. Ternyata duo Nugroho ngga punya kartu untuk naik Transjakarta. Tapi kata Gandi gapapa minjem aja, kan turun di Ragunan ga pake tapping card. Tapi mereka turun di Deptan dan sukses minta tolong petugasnya untuk bukakan pintu palangnya. Ga dimarahin sih, ga di denda juga, cuma dibilang :, “jangan kaya gini lagi yaa..” 😂😂 hahahaha kocak.

Meet up kali ini yang datang hanya 5 orang (Gandi & krucils tidak dihitung ya). Banyak yang ngga bisa/cancel datang. But it’s fun anyway, like always 🙂

Sekian

2017 Reading Challenge

Let’s start a Reading Challenge for this year! Setelah tahun 2016 sukses menyelesaikan Reading Challenge yang hanya 12 buku dengan ngos-ngosan, mari kita mulai awal tahun ini dengan menambah jumlah buku yang akan dibaca jadi 15 buku. Ngga mau muluk-muluk lah, sadar diri waktu untuk membaca terbatas hehehe… Ada dua novel yang saat ini sedang saya baca:

Paper Romance

Novel Indonesia terbitan Penerbit Haru yang saya beli di Indonesia Internasional Bookfair 2016. 

satu lagi:

City of Heavenly Fire

Salah satu seri novel terjemahan favorit saya nih. Bacanya sih udah dari beberapa bulan yang lalu, tapi belum kelar juga hehehe…

Semangat membaca!

*Gambar cover novel diambil dari Goodreads

TK Pangastuti Goes To The Zoo

Rabu, 26 Oktober 2016 yang lalu Wiza dan teman-teman berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan a.k.a kebun binatang Ragunan. Yah, meski kita semua tinggal ga jauh dari kebun binatang ini (Wiza hanya 10 menit jalan kaki dari rumah), semua anak tetap excited mau bertemu gajah dan kawan-kawan 😋.

Berhubung ayah Gandi hari itu harus berangkat ke Bandung, jadi Wiza hanya ditemani oleh Mama & Dede Nay aja. Diantar sampai meeting point, di loket karcis pintu utara 2. Setibanya di sana, sudah banyak teman-teman Wiza yang bergerombol… dan juga berlarian tentunya 😁.

Jam 8 lewat dikit barulah kita semua masuk ke dalam *dadaaaah ayah..* Anak-anak bermain di sekitaran kolam pelikan, sambil menunggu ibu guide datang. Ada yang takut, ada yang gemes pengen pegang pelikan tapi emaknya ngeriii (baca: Nay 😂). Setelah ibu guide datang, acara sightseeing pun dimulai. Hewan pertama yang kami lihat adalah binturong. Kemudian lanjut melihat macan Srilanka dan panther, menengok ular dan buaya, bermain dengan kerabat kera–lutung, siamang, beruk, bekantan–dan orang utan. Mengunjungi kandang aneka burung dan ayam, serta beruang madu.

Nay keren deh. Sepanjang acara jalan kaki, ga mau digendong. Malah pengennya gandengan tangan sama kakak Dian terus. Mamanya diusir hiks. Fyi, kakak Dian ini yang membantu administrasi di sekolah Wiza. Waktunya makan, kita gelar tikar di area patung Raden Saleh. Anak-anak makan bekal yang sudah disediakan. Mamanya cuma ngeliatin 😲… hahaha ngga ding. Sempat foto-foto juga di area ini dengan hasil yang lumayan anchurrr.

Setelah cukup beristirahat, Selepas makan dilanjutkan dengan berkeliling naik kereta harimau. Melihat hewan yang belum dikunjungi, seperti gajah, burung unta dan hewan lainnya. All the kids were excited to see the animals, and also hear the explanation from the guide. Mommies and teachers also happy bisa piknik dan makan-makan hahahaha 😎😎.

Sekian.

Hello world!

Blog-nya baru lagi. Entah sudah berapa kali ganti, ngga dihitung hehehe… Sayangnya tulisan di blog-blog yang lalu hilang, tidak tersimpan. Tak apa, mari merekam jejak memori yang baru lagi 😎

28 Oktober 2016